Senin, 13 Mei 2013

Tata Cara Balik Nama (Mutasi) SPPT PBB


Balik Nama / Mutasi nama SPPT PBB adalah proses merubah nama subjek pajak di SPPT PBB.

Tatacara dan Persyaratan :
Mengajukan Permohonan tertulis dengan melampirkan :
  1. Asli SPPT dan Asli Surat Pelunasan PBB (STTS) tahun yang bersangkutan
  2. Fotokopi Sertifikat atau Akta Jual Beli atas nama Wajib Pajak yang baru
  3. Fotokopi SSB BPHTB
  4. Mengisi Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan LSPOP dengan data benar dan lengkap
  5. Fotokopi KTP
Keterangan Tambahan :
  1. Proses mutasi tersebut dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama / Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan
  2. Dalam rangka ekstensifikasi, bagi WP orang pribadi yang belum memiliki NPWP, akan diberikan NPWP secara jabatan.
  3. Apabila mutasi nama tersebut dilakukan atas seluruh objek, maka tidak akan dilakukan verifikasi lapangan*. Akan tetapi apabila mutasi nama tersebut atas sebagian objek (karena pemecahan objek pajak) atau ada perbedaan data atau terjadi perbedaan luas maka akan dilakukan pemeriksaan lapangan/ verifikasi lapangan** terlebih dahulu.
Batas Waktu Penyelesaian :
  1. 3(tiga) hari sejak berkas permohonan mutasi diterima lengkap (apabila tidak dilakukan verifikasi lapangan)
  2. 5(lima) hari sejak berkas permohonan mutasi diterima lengkap (apabila dilakukan verifikasi lapangan**)
Sumber : Problogger

Minggu, 12 Mei 2013

Kerja Bakti 12 Mei 2013

Dalam rangka melanjutkan pelaksanaan program kerja pengurus RT 04 RW 15, pada tanggal 12 Mei 2013 warga RT 04 khususnya jalan Amanah mengadakan acara kerja bakti untuk melakukan pengocoran jalan dan perbaikan jembatan. Kerja Bakti kali ini di bagi menjadi dua tim, tim pertama untuk pengecoran jalan dan tim kedua perbaikan jembatan. Acara di mulai pukul 08.00 dan di akhiri hinggal pukul 17.30. Acara di hentikan pada saat makan siang dan sholat. Acara pengecoran jalan Amanah di komandani oleh Bapak Haris dan Bapak Andi  dengan bantuan secara spontan oleh warga RT 04 dengan menghimpun bahan berupa pasir dan semen, sedangkan untuk tenaga dibantu oleh seluruh warga RT 04 RW 15 dan seorang tukang dan kenek untuk perbaikan jembatan. Atas nama pengurus, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan kepada seluruh warga baik berupa bahan material, uang, tenaga dan waktu yang telah diberikan. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para ibu-ibu yang telah menyediakan konsumsinya. Semoga pengecoran jalan ini dapat terlaksana di semua jalan yang ada di seluruh RT 04 RW 15. Amin

Dokumentasi Pengecoran Jalan
(Gosok terus ampe halus)

(Pak Rully Semangat 45)

(Menikmati hasil kerja seharian)

Dokumentasi Perbaikan Jembatan

(Pose dulu pak Seta)

(Hitungan ketiga, 1...2....3... Angkat)

(Bu Haris pun ikut jadi Mandor)

Dokumentasi ISHOMA COY
(Saatnya Maksi)

 (Mengilangkan dahaga dengan segelas air dulu)


Jumat, 10 Mei 2013

Toilet Duduk vs Toilet Jongkok


Dewasa ini, banyak orang lebih memilih menggunakan toilet duduk dibandingkan toilet jongkok. Sengaja berlama-lama duduk di toilet sambil membaca surat kabar pagi hari bukan lagi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan. Namun seperti halnya kebiasaan lain, kebiasaan membaca dalam toilet juga memiliki dampak yang tidak baik, terutama kaitannya dengan kesehatan.


Mungkin banyak di antara Anda yang telah mengetahui kaitan antara kebiasaan mengejan dengan pembentukan hemorrhoid atau wasir. Namun tahukah Anda bahwa postur tubuh saat di toilet ternyata juga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi?

Secara definisi, hemorrhoid atau wasir adalah pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau anus. Kondisi ini tergolong jarang ditemukan di sebagian besar wilayah Asia, Timur Tengah dan Afrika. Namun sebaliknya, kondisi ini justru sering ditemukan di negara-negara Barat. Di Amerika misalnya, sekitar setengah dari populasi akan mengalami hemorrhoid sebelum mencapai usia 50 tahun. Mengenai hal ini, banyak peneliti yang berpendapat bahwa rendahnya insiden hemorrhoid di negara-negara berkembang adalah terutama terkait dengan konsumsi bahan makanan tinggi serat. Akan tetapi hal ini masih belum dapat dibuktikan melalui penelitian, mengingat beragamnya bahan makanan yang tersedia saat ini, yang jenis dan jumlah konsumsinya tidak selalu sama.

Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata perbedaan insiden hemorrhoid tersebut terjadi bukan tanpa alasan, yaitu terkait dengan penggunaan toilet duduk. Pada toilet ini, pengguna akan dipaksa mengejan untuk mendorong gerakan usus. Kebiasaan mengejan dapat meningkatkan tekanan dalam perut dan merupakan salah satu faktor yang mendasari terbentuknya hemorrhoid.

Hal ini secara tidak langsung telah menjelaskan mengapa insiden hemorrhoid hampir tidak pernah ditemukan pada populasi Asia, Afrika, dan Timur Tengah, di mana kebanyakan dari para penduduknya masih menggunakan toilet jongkok untuk memenuhi panggilan alam mereka. Studi yang dilakukan oleh Dr. B. A. Sikirov pada tahun 1987 telah membuktikan kebenaran hipotesa ini. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hemorrhoid adalah sebuah hasil dari proses iritasi yang berkesinambungan akibat kebiasaan mengejan berlebihan dalam posisi duduk. Atau dengan kata lain, kebiasaan duduk yang terlalu lama dalam toilet merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan hemorrhoid yang tidak boleh dianggap remeh.

Mengapa demikian?
Saat posisi duduk, usus bagian bawah akan tertekuk sehingga proses pembuangan tidak dapat berlangsung efektif tanpa bantuan mengejan. Padahal, mengejan dan dorongan ke bawah sambil menahan napas akan meningkatkan tekanan dalam usus bagian bawah serta menyebabkan regangan dan pembengkakan pembuluh darah balik membentuk hemorrhoid, terutama jika kebiasaan ini dilakukan secara kontinu dalam jangka lama.

Gambar 1. Perbedaan kondisi usus saat posisi duduk dan jongkok (Tagart REB. The anal canal and rectum: their varying relationship and its effect on anal continence. In: Diseases of the Colon and Rectum. 1966: 9, 449-452.)

Sebenarnya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perkembangan hemorrhoid ini, yaitu peningkatan konsumsi air, sayur dan buah-buahan, asupan suplemen serat (bila perlu), berolahraga, menghindari kebiasaan duduk atau berdiri terlalu lama, tidak mengejan, dsb. Namun tidak satu sumberpun yang memasukkan postur toilet ke dalam poin-poin tersebut. Memang, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap hal tersebut adalah penting. Namun bukankah sangat tragis mengetahui bahwa meski penelitian tersebut telah dilakukan lebih dari 20 tahun lalu, masih banyak orang yang tidak waspada dan menyadari akibat dari penggunaan toilet duduk ini.

Sekarang, dengan memahami kaitan antara postur toilet dan insiden hemorrhoid Anda dapat memiliki lebih banyak pengetahuan mengenai metoda efektif menghindari hemorrhoid. Apakah kemudian Anda akan merubah ataupun tetap pada kebiasaan Anda? Pilihan sepenuhnya berada di tangan Anda.
Sumber : Klik Dokter

Rabu, 08 Mei 2013

Undangan 12 Mei 2013


Nomor             : 005/U/PKK/04.15/V/2013                    Bogor, 8 Mei 2013
Lampiran         : -
Perihal             : Undangan


Kepada Yth
Ibu- Ibu
Warga RT 04 RW 15
Di tempat


Assalamu’alikum warrahmatullahi’wabarakatuh,
           
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua, Salawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan nabi kita Muhammad SAW. Dalam rangka mempererat silaturahmi antara ibu-ibu di lingkungan RT 04 RW 15, maka dengan ini mengundang kehadirannya pada :

            Hari                 : Minggu
            Tanggal           : 12 Mei 2013
            Waktu              : 10.00 Wib – selesai
            Tempat            : Kediaman ibu RT,  Jl. Antorium Blok M5 No. 18
            Agenda            : 1. Arisan warga RT 04
                                      2. Ramah tamah
           
            Demikian undangan ini kami sampaikan, besar harapan kami ibu-ibu dapat hadir dalam acara tersebut, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan banyak terimakasih.
           
Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Wassalamu’alikum Wr Wb.



Pengurus RT 04 RW 15
Perumahan Alam Tirta Lestari




Maman Abdurachman Fatah
Ketua

Tembusan :
1.      Arsip

Senin, 06 Mei 2013

SPPT PBB 2013


Pengertian
Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) adalah Surat Keputusan Kepala KPP mengenai pajak terutang yang harus dibayar dalam 1 (satu) tahun pajak.

Hak Wajib Pajak
  1. Menerima SPPT PBB untuk setiap tahun pajak.
  2. Mendapatkan penjelasan berkaitan dengan ketetapan PBB dalam hal Wajib Pajak meminta.
  3. Mengajukan keberatan dan/atau pengurangan.
  4. Mendapatkan Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PBB dari Bank/Kantor Pos dan Giro Tempat Pembayaran PBB yang tercantum pada SPPT, atau
  5. Mendapatkan Resi/struk ATM/bukti pembayaran PBB lainnya (sebagai bukti pelunasan pembayaran PBB yang sah sebagai pengganti STTS) dalam hal pembayaran PBB dilakukan melalui fasilitas ATM/fasilitas perbankan elektronik lainnya, atau 
  6. Mendapatkan Tanda Terima Sementara (TTS) dari petugas pemungut PBB Kelurahan/Desa yang ditunjuk resmi dalam hal pembayaran PBB dilakukan melalui petugas pemungut PBB.  
Kewajiban Wajib Pajak
  1. Mengisi Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dengan jelas, benar dan lengkap, dan menyampaikan ke KPP Pratama/KP2KP setempat, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diterimanya SPOP oleh subjek pajak. 
  2. Menandatangani bukti tanda terima SPPT dan mengirimkannya kembali kepada Lurah/Kepala Desa/Dinas Pendapatan Daerah/KP2KP untuk diteruskan ke KPP Pratama yang menerbitkan SPPT.
  3. Melunasi PBB pada Tempat Pembayaran PBB yang telah ditentukan.
Cara Mendapatkan SPPT
  1. Mengambil sendiri di Kantor Kelurahan/Kepala Desa atau di KPP Pratama/KPPBB  tempat Objek Pajakterdaftar atau tempat lain yang ditunjuk.
  2. Dalam rangka pelayanan, SPPT dapat dikirim melalui Kantor Pos dan Giro atau diantarkan oleh aparat Kelurahan/Desa.
  3. Wajib Pajak dapat menggunakan fasilitas Kring Pajak (500200) yang merupakan layanan pulsa lokal dari Fixed Phone/PSTN

Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan / PBB
PBB dapat dibayar di Bank Persepsi yang berada di KPBB / KPP Pratama, 160 bank tempat pembayaran secara online seperti Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank DKI serta melalui ATM BCA atau BII di seluruh Indonesia.
Untuk membayar PBB harus mengikuti tata cara yang ada yaitu membawa langsung SPPT PBB atau STTS tahun sebelumnya ke Bank yang dapat menerima pembayaran PBB. Bisa juga membayar PBB dengan fasilitas pembayaran melalui ATM BCA dan BII dengan memasukkan NOP dan tahun pajak. Pembayaran PBB tidak dapat dicicil atau diangsur. Setelah membayar PBB mintalah tanda bukti telah membayar lunas PBB dari Bank berupa STTS.
Menurut Undang-Undang Pasal 11 pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan / PBB dilakukan selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah SPPT PBB diterima Wajib Pajak (WP). Untuk PBB wilayah Kab. Bogor ditetapkan paling lambat tanggal 31 agustus setiap tahunnya. Jika pembayaran PBB dilaksanakan tetapi sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan maka akan dikenai sanksi perpajakan berupa denda administrasi.

Sanksi Perpajakan Pajak Bumi Dan Bangunan / PBB
Apabila wajib pajak PBB tidak melunasi pembayaran PBB sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan maka wajib pajak dapat dikenai sanksi denda administrasi sebesar 2% perbulan maksimal selama 24 bulan berturut-turut atau total denda administrasi sebesar 48%. Media pemberitahuan pajak yang terutang melewati batas waktu yang terlah ditetapkan adalah dengan Surat Tagihan Pajak (STP). Jika dalam waktu 30 hari setelah STP terbit belum ada pembayaran dari WP, maka dapat diterbitkan Surat Paksa (SP) sesuai dengan pasal 13.

Sumber : Pajak & Piramidasoft

Rabu, 01 Mei 2013

Pentingnya Sumur Resapan


Tahukah Anda apa itu sumur resapan air? Sumur resapan air merupakan syarat wajib bagi Anda yang akan membangun rumah. Biasanya sumur resapan air berada di luar rumah dan dekat dengan sistem sanitasi lingkungan. Sumur Resapan adalah sistem resapan buatan yang berfungsi sebagai penampung air hujan, dapat berupa sumur, parit atau alur taman resapan. 

Manfaat Sumur Resapan antara lain dapat menampung dan menahan air hujan baik yang melalui atap rumah maupun yang langsung ke tanah sehingga tidak langsung keluar dari pekarangan rumah, tetapi mengisi kembali air tanah dangkal sebagai sumber air bersih. Pembuatan sumur serapan sangat mudah dan murah dalam penerapannya. Sumur resapan air memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk meminimalisir terjadinya banjir saat musim penghujan. Selain itu juga berguna untuk ‘menanam air’ ke dalam tanah. Bayangkan jika keseluruhan lahan rumah Anda tertutup dengan lahan terbangun atau material yang tidak dapat menyerap air, pastilah saat hujan turun akan sedikit sekali bahkan tidak ada air yang meresap ke dalam tanah, sehingga air akan mengalir dan terbuang begitu saja. Namun dengan adanya sumur resapan air, persediaan air bersih di dalam tanah dapat bertambah saat musim penghujan dan dapat dimanfaatkan saat musim kemarau.

Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain: 
  1. Sumur resapan harus berada pada lahan yang datar, dan tidak pada tanah berlereng, curam atau labil. 
  2. Sumur resapan berjarak minimal lima meter dari tempat penimbunan sampah dan septic tank dan berjarak minimal satu meter dari pondasi bangunan. 
  3. Kedalaman sumur resapan bisa sampai tanah berpasir atau maksimal dua meter di bawah permukaan air tanah. Kedalaman muka air (water table) tanah minimum 1,50 meter pada musim hujan. 
  4. Struktur tanah harus mempunyai permeabilitas tanah (kemampuan tanah menyerap air) minimal 2,0 cm per jam yang berarti dalam satu jam mampu menyerap genangan air setinggi 2 cm. 
Sumber : Residena & @ngga

Selasa, 30 April 2013

Surat Pendataan Warga



Nomor             : 004/B/KRT/04.15/IV/2013                          Bogor, 27 April 2013
Lampiran         : 1 lembar
Perihal             : Pendataan Warga RT 04 RW 15


Kepada Yth
Warga RT 04 RW 15
Di tempat


Assalamu’alikum warrahmatullahi’wabarakatuh,
           
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua, Salawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan nabi kita Muhammad SAW. Sehubungan diperlukannya pendataan warga RT 04 RW 15 untuk tertib administrasi, maka dengan ini kami mengharapkan warga RT 04 RW 15 dapat mengisi formulir biodata terlampir. Pengambilan formulir biodata beserta fotocopy KK dan KTP (suami & istri) akan kami lakukan berbarengan dengan penagihan uang K3 pada awal bulan Mei.

            Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan banyak terimakasih.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Wassalamu’alikum Wr Wb.



Pengurus RT 04 RW 15
Perumahan Alam Tirta Lestari




Maman Abdurachman Fatah
Ketua

Tembusan :
1.      Arsip


Senin, 29 April 2013

Demam Berdarah

 Demam Berdarah. Pada musim penghujan seperti ini, penyakit yang menamakan dirinya sebagai penyakit demam berdarah ini seringkali menampakkan dirinya dan menyerang sebagian orang. Pasalnya di musim penghujan seperti ini akan banyak genangan air yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk, dan penyakit demam berdarah itu sendiri berasal dari virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes. Tak hanya demam berdarah, pada musim hujan seperti ini akan banyak sekali penyakit yang mengancam kesehatan dikarenakan cuaca dingin yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Menurut wikipedia, penyebab utama dari demam berdarah ini adalah virus dengue dimana terdapat 4 jenis virus dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. diantaranya DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda.

Nyamuk Demam Berdarah 
Demam berdarah mempunyai beberapa jenis, dan ciri ciri gejala yang berbeda, berikut jenis dan ciri ciri demam berdarah. Jenis dan Ciri Demam Berdarah : 
  1. Demam berdarah (klasik) Dengue fever atau demam dengue merupakan penyakit panas akut yang ditandai dengan panas 2-7 hari disertai 2 atau lebih gejala berikut : Sakit kepala Nyeri belakang mata Nyeri pada otot dan/atau sendi Ruam Manifestasi perdarahan baik dengan tes provokasi dengan menggunakan tourniket tensimeter atau timbul spontan berupa bintik-bintik/bercak perdarahan di kulit yang berwarna merah keunguan dan biasanya tidak hilang dengan penekanan. hasil laboratorium menunjukkan leukopenia (jumlah sel darah putih yang kurang dari normal) Tipe panas dengue fever juga khas, yaitu tipe panas “punuk onta” (saddle back fever), yaitu panas tinggi beberapa hari, lalu turun dalam beberapa hari kemudian naik lagi.
  2. Demam berdarah dengue (hemoragik) Dengue Haemorrhagik Fever atau demam berdarah dengue merupakan demam dengue yang disertai dengan gejala/tanda berikut: Perdarahan yang nyata, yang bisa berupa hasil tes tourniket yang positif; bintik-bintik perdarahan di tubuh; mimisan, gusi berdarah; hingga muntah warna kehitaman seperti kopi atau berak seperti petis yang merupakan tanda perdarahan saluran cerna bagian atas hasil laboratorium menunjukkan trombositopenia (jumlah trombosit yang kurang dari normal) kebocoran plasma darah yang ditandai dengan hasil lab PCV meningkat lebih dari 20%, penimbunan cairan di rongga perut (ascites) atau di rongga paru (efusi pleura), atau tanda-tanda syok 
  3. Demam Berdarah Sindrom Syok Dengue Dengue shock syndrome (DSS) merupakan demam berdarah dengue yang disertai dengan gejala-gejala syok yaitu nadi cepat dan kecil, ujung-ujung tangan dan kaki dingin, tekanan darah turun atau hilangnya kesadaran dari si sakit. Pada kondisi ini biasanya si sakit tidak panas sebagaimana gejala sebelumnya. DSS ini sering terjadi pada hari ke-4 hingga ke-7 periode sakit. Bentuk penyakit inilah yang paling sering menyebabkan kematian. 
  
Pencegahan Demam Berdarah
Virus dengue ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Cara mencegah demam berdarah dengue yang efektif adalah pengendalian vektor penyakit yaitu nyamuk Aedes agypti, berikut beberapa cara yang bisa di lakukan : 
  • Fogging, atau pengasapan insektisida. Cara ini memiliki kekurangan karena hanya dapat memberantas nyamuk dewasa, bukan larva; hanya memiliki jangkauan 100-200 m dari pusat pengasapan serta adanya kecenderungan nyamuk mengalami kekebalan terhadap insektisida. 
  • Pencegahan gigitan nyamuk dengan menggunakan selambu, atau obat-obat yang dioleskan ke kulit. Beberapa tanaman seperti zodia, geranium dan lavender ternyata disebutkan dapat mencegah gigitan nyamuk. 
  • Pemberian obat-obatan pembasmi larva,seperti abate, pada tempat penampungan air 
  • Pemberantasan sarang nyamuk, seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah melalui program 3 M : menguras bak air, menutup tempat yang mungkin menjadi sarang berkembang biak nyamuk, mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air. Cara ini menurut beberapa penelitian adalah cara yang paling efektif, namun paling sulit untuk dilakukan karena membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. 
Nah demikianlah ciri gejala demam berdarah serta cara pencegahannya, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan serta dapat mengetahui cara pencegahan agar penyakit demam berdarah tidak menyerang. Mari kita jaga lingkungan kita dengan cara 3M (mulai dari yang paling kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai saat ini), Salam. 

Sumber : dari berbagai sumber

Minggu, 28 April 2013

Kerja Bakti 28 April 2013

Dalam rangka pelaksanaan program kerja pengurus RT 04 RW 15, pada tanggal 28 April 2013 para pengurus dan warga RT 04 mengadakan acara kerja bakti untuk melakukan pengocoran jalan. Langkah awal dilakukan pengecoran di jalan Antorium. Acara di mulai pukul 08.00 dan di akhiri hinggal pukul 17.30. Acara di hentikan pada saat makan siang dan sholat. Acara pengecoran jalan Antorium seluruhnya diprakarsai oleh pengurus RT dengan bantuan secara spontan oleh warga Antorium dengan menghimpun bahan berupa pasir dan semen, sedangkan untuk tenaga dibantu oleh seluruh warga RT 04 RW 15. Atas nama pengurus, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan kepada seluruh warga baik berupa bahan material, uang, tenaga dan waktu yang telah diberikan. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para ibu-ibu yang telah menyediakan konsumsinya. Semoga pengecoran jalan ini dapat terlaksana di semua jalan yang ada di seluruh RT 04 RW 15. Amin

 Dokumentasi Pengecoran Jalan

 (Kerjasama Tim)

(Pembagian tugas : ada yang ngaduk, ada yang meratakan dan ada juga mandor)

(Pak Putu semangat 45)

(Pak Seta jangan di ganggu)

(Man of the Match)

(Sampai Tetes Darah Penghabisan)

(Walau lelah tetap tersenyum)

(Bu Rina pun ikut berpartisipasi jadi Mandor)

(Pak RT sedang Pose)

(Semennya kurang pak RT)

(Pasangan serasi Pak Ipul dan Pak Seta)

(Istirahat dulu ach, pak Seta masih poool tenaganya)

Selasa, 23 April 2013

Kerja Bakti 21 April 2013

Dalam rangka pelaksanaan program kerja pengurus RT 04 RW 15, para pengurus dan warga RT 04 mengadakan acara kerja bakti untuk membersihkan lingkungan RT 04. Acara di mulai pukul 07.00 dan di akhiri pukul 10.30 dengan makan dan ramah tamah.

Dokumentasi Kerja Bakti

(Keep Smile)

(Bersihkan ampe akar2nya mang)

(Angkut mang, jangan lupa tarik gerobaknya)

(Pak Haris jadi Pendekar = "Pendek dan Kekar")

(Saatnya makan siang "Mak Nyuus")